11/12/12

Toyota Agya dan Daihatsu Ayla, Sama Tapi Tak Serupa




Menyusul sukses besar penjualan mobil di Indonesia ,varian Toyota Avanza / Daihatsu Xenia yang berturut-turut masih nomor satu dan dua disusul keberhasilan lainnya adalah varian Daihatsu Terios dan Toyota Rush. Kerjasama antara Toyota dan Daihatsu berlanjut dalam memproduksi mobil varian baru bernama Daihatsu Ayla dan Toyota Agya
.
Mobil Daihatsu  Ayla dan Toyota Agya, keduanya telah dirancang dengan mempertimbangkan Low Cost Green Car (LCGC) policy. Kebijakan yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah Indonesia, selanjutnya dapat mengurangi biaya produksi harga pada mobil yang sudah ekonomis.


Desain mobil mengadopsi pada konsep Daihatsu A dan Daihatsu Mira e S yang ditampilkan pada tahun lalu dalam Indonesia International Motor Show. Perencanaan dan pengembangan Daihatsu Ayla dan Toyota Agya dilakukan oleh Daihatsu, dengan produksi mengambil tempat di pabrik baru PT Astra Daihatsu Motor, anak perusahaan dari Daihatsu Indonesia di kawasan industri Suryacipta di Timur Karawang, Jawa Barat Indonesia. Selanjutnya berdasarkan perjanjian OEM, dimana Daihatsu memasok mobil untuk Toyota dan Toyota menempatkan mesin untuk kedua mobil tersebut.

Mobil ini dirancang oleh Indonesia yang tentunya disesuaikan dengan selera pasar Indonesia. Mobil memiliki dimensi, panjang 3.600 mm, lebar 1.600 mm dan tinggi1.520 mm, lebih kecil dari Honda Jazz yang memiliki panjang 3.900 mm, lebar 1.695 mm dan tinggi 1.525 mm.

Untuk dapur pacu , mengacu pada mesin Toyota Aygo, yang dipasarkan di Eropa. Mesin berkapasitas 1,0 liter In-Line 3 Cylinder, 12 Valve, DOHC . Mampu berakselerasi dari nol sampai 100 km / jam dalam waktu kurang dari 15 detik. Konsumsi bahan bakar mesin ini efesien, mampu menempuh 23 km / liter dengan top speed 157 km / jam. Mobil ini tersedia dalam transmisi manual lima kecepatan dan empat kecepatan transmisi otomatis.

Kode mesin Daihatsu Ayla adalah D26F-1KR-DE sedangkan kode mesin Toyota Agya adalah 1KR-FE, bagaimanapun, keduanya memiliki mesin identik.  69 kg aluminium-block unit, yaitu 10 kg lebih ringan setara dengan  1.0 liter cast-iron block, mampu menghasilkan 65 hp pada 6.000 rpm dan 87 Nm pada putaran 3.600 rpm.

Meskipun Daihatsu Ayla dan Toyota Agya didukung oleh mesin yang sama dan dirancang oleh group yang sama dari Indonesia, masing-masing perusahaan tetap mempertahankan lini bagian luar kedua mobil ini. Biasanya, Toyota akan menambahkan sentuhan sendiri, sehingga versi mobil agak sedikit lebih menarik dibandingkan dengan Daihatsu tapi juga sedikit mahal.

Model dari Toyota Agya memiliki grill dan bumper yang mirip dengan Toyota Veloz sedangkan Daihatsu Ayla terihat lebih mengarah ke Daihatsu Sirion. Pada akhirnya, itu adalah win-win solution untuk kedua belah pihak, termasuk konsumen Indonesia
.
Harga untuk Daihatsu  Ayla saat ini direncanakan antara Rp 75 sampai Rp 110 juta. Sementara harga dari Toyota Agya belum dirilis, diperkirakan sekitar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta lebih mahal dibanding Daihatsu Ayla.

Namun, jika kedua mobil memenuhi regulasi/ Peraturanyang saat ini disiapkan oleh Pemerintah Indonesia mengenai biaya rendah dan mobil ramah lingkungan, kedua mobil berpotensi mendapatkan pajak penjualan atas barang mewah nol persen, yang bisa mendorong harga lebih rendah.

 Interior Agya
 interior Ayla


back to top